29 June 2008

Bias Senja



Lama aku terpaku menatap senja
Menunggui jejak-jejak kehadirannya

Namun sejenak aku tersadar
Mungkinkah sebenarnya dia telah hadir
Menyapa hangat dalam relung jiwa

Ataukah ia hanya sekedar bias
Dari torehan angan panjangku

Mungkinkah ini hanya permainan mimpi
Yang selalu menyesatkan dan tak pasti

Namun, biarlah ia menjadi misteri
Yang 'kan terkuak di ujung mimpi

= = = = = = = = == = = = = = = = = = = = = = =

Untuk "W", engkaukah senja yang kunanti selama ini ?

Kisah Terindah




Apakah dunia pernah membaca
Pahatan kisah yang terjalin antara kita

Aku adalah dirimu
Iringan langkah kita berjalan beranjak meninggalkan waktu

Sejenak renungkan,
Harapan kita ada dalam genggaman
Hingga ia terbang tinggi bersama bintang-bintang

Hatiku adalah singgasana untukmu
Selalu meresapi senaandung yang terlantun dari bibirmu

Tahukah...,
Ada makna tertoreh dalam mimpi-mimpiku
Karena kau adalah kisah terindah
Yang pernah singgah di hatiku

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Untuk para Gabriel Friends club dan Gabriel

09 May 2008

Arti rasa ini



Engkau adalah senyum kecil di dasar hatiku
Berpijak lembut menyeka tangis haru
Menerbangkan hembusan kesedihanku yang dulu

Kini,
Aku berusaha menatap mata air bahagia ini
Meresapi kebahagiaan yang hadir bagai mimpi
Memberi bingkai bagi rasa ini, Agar ia tak beranjak pergi

Mungkinkah.....
Jika selamanya ia akan singgah di hati
Bersenandung indah menyambut datangnya hari

Untukku,
Dan untuk mereka....

06 May 2008

Resah


Ketika pelita mulai tenggelam di peraduan malam
Aku masih tersisa dengan mata yang tak ingin pudar

Berusaha menerka arti kebisingan yang berkecamuk dalam hati
Bimbang sejenak antara nyata ataukah cuma mimpi

Apakah segala keresahan ini mempunyai arti ?
Atau mungkin ini cuma tipu muslihat menyesatkan hati

Sudah lelah aku menepis rasa ini
Tapi entah mengapa ia selalu setia menggelayuti
Di alam mimpi pun dia tak juga beranjak pergi

Tak tahukah,
Sudah begitu banyak langkah untuk menghapusnya
Bahkan geram pun tak lagi punya makna

Ataukah perjalanan ini memang selamanya akan terhantui ?
Menjadi akar bagi keresahan yang tak berarti

27 April 2008

Senandung Malaikat Kecilku



Diamlah...,

Aku sedang merasai kesejukan yang hadir dihatiku
Ketika suara kecil itu mengalun begitu merdu

Seperti malaikat yang melantunkan keindahan surga
Tak kupungkiri hatiku pasti kan terbawa

Damai...., damaikan seluruh jiwaku
Hempaskan beban keresahan di fikirku

Teruslah melaju...!
Ukirlah Harap dan asa di hatimu

Jangan sekalipun tersirat lupa dibenakmu
Aku disini menjadi kawan bagimu untuk berpijak

Mengais segala angan dihatimu
Hingga manisnya angan mulai berujud di sisimu

Begitulah aku,
Mengagumi dan menyayangimu

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
NB : Untuk Gabriel

22 April 2008

Lembah Sunyi


Ingin Ku kembali

'Tuk mengurai bait-bait sepi

Lewat desau angin di lembah sunyi

Bukan untuk bermimpi lagi

Tapi memaknai semua yang telah terjadi

12 April 2008

Jangan Tinggalkan Aku


Kukira kau tak kan pernah hadir lagi
Meninggalkanku sendiri diujung rasa ini

Tahukah, aku tergugu sendiri meratapi mimpi
Dalam kesepian yang membekukan hati

Kau adalah nafas dalam jiwaku
Menemani kesendirian yang menderaku

Jajari langkah tertatihku
Hingga aku bisa berlari bersamamu

Hanya padamu akan kulantunkan bisik jiwaku
Berjanjilah, jangan pernah tinggalkan aku...!

11 April 2008

Putaran Waktu


Hari berlalu dalam ketergesaan pilu
Seakan tak menghela nafas meski sekedar untuk meragu

Siang kini tak lagi seanggun dulu
Karena ia terburu pergi bergegas dan berlalu
Hanya Mengharapkan malam yang sekian lama membisu

Namun malam cuma menyisakan kelam yang menggigit hati
Ia Terlalu rindu menyapai embun yang dijatuhkan langit ke bumi
Seolah merasai hangatnya dingin yang dipersembahkan oleh pagi

Waktu kini benar-benar membodohiku
Selalu berjalan mengendap-endap dibelakangku
Tanpa sejenak ku tahu apa yang terjadi denganku

08 April 2008

Jalan Takdirku



Akankah asa terakhir ini harus terkikis lagi
Meninggalkan jasad yang kini mulai mati

Apa yang ada dibalik ujung takdir itu ?
Terselubung tirai pengap membisu

Mungkinkah kekosongan haru seperti dulu
Atau raihan tawa yang lama tak menghinggapiku

Ataukah semua tak ubahnya seperti bayang semu
Yang tak tahu harus kuhempas atau kubawa berlalu

Hingga kini langkahku sudah membeku
Tapi tak sejenakpun ujung takdir menyapaku

Ataukah waktu memang sengaja menyembunyikan ujung takdirku ?

07 April 2008

Father and Son Story



Nak,
Lihatlah langit diujung sana
Tempat mimpi kita mulai berpijak

Jagalah ia tetap dalam singgasananya
Tak terusik tangan-tangan kasar yang menerpa

Nak,
Jika kau telah sampai lebih dulu disana
Ingatlah, itu adalah mimpi kita berdua

Mimpi yang terbalut dari peluh dan asa
Tentang kasih dan harapan mulia

Nak,
Jika waktu memang belum mengizinkan kita menggapainya
Janganlah kau bersedih dan putus asa

Tetesan peluh kita takkan pernah sia-sia
Karena tinta emas berbesar hati mau menggoreskan nama kita disana

Nak,
Mimpi tak harus terwujud hanya dari tangan kita
Ia memang seperti semburat halus yang sulit diterka

Maka jika saatnya tiba
Jangan ragu meletakkan mimpi kita padanya

Nak,
Yakinlah, pada saatnya nanti kita akan tersenyum bahagia
Menapaki mimpi kita yang berubah jadi nyata

Semoga...!