26 May 2011

Mukjizat Taman Rahasia




Keangkuhanku t'lah jauh aku tinggalkan di India
Bersama reruntuhan puing kebisuan manusia-manusia
Mereka melupakanku dengan alasan yang aku tak pernah tahu

Kini, setelah perjalanan panjang terlampaui
Aku menapakkan kakiku di tanah Yorkshire
Di sebuah puri bernama Misselthwaite
Puri dengan ribuan ruang dan lorong
Dan tentu saja misteri

Ya, aku begitu suka dengan misteri
Apalagi puri ini menyimpan rahasia kelam
Itu pun tak berani diceritakan para penghuni

Dan apakah kamu tahu?
Aku menemukan sebuah taman rahasia di puri ini
Sepuluh tahun sudah keberadaannya tak diketahui

Aku juga mendengar lolongan tangis kecil di malam hari
Aku lega, karena ternyata dia bukan hantu
Meskipun tubuhnya tak jauh berbeda dengan hantu, tirus dan pucat
Dia korban kejamnya masa lalu

Selain dia, aku juga mengenal bocah aneh
Dia mampu menyihir apa pun di sekitarnya, termasuk aku
Tak henti-hentinya aku mengaguminya
Mungkin kau juga sama jika bertemu dengannya

Sssttt... kami bertiga memiliki sebuah rahasia
Tentang mukjizat Tuhan di taman rahasia
Kami menyebutnya sihir, karena keajaibannya sulit dipercaya

Sihir itu t'lah membuat kesedihan kami berubah jadi tawa
Membuat kami ingin hidup selamanya
Yeah, untuk selamanya...





*terinspirasi dari novel anak-anak berjudul "Taman Rahasia (The secret Garden)" karya Frances Hodgson Burnett, dengan tokoh utama Mary Lennox, Dickon dan Colin.

21 April 2011

Taubatku



Detik ini,
Di tengah kesunyian malam
Aku menengadah kepada-Mu
Mengharapkan rahmat dari-Mu

Tetesan air mata ini,
Kuharapkan sebagai pintu taubat
Yang membuka pintu hidayah-Mu

Syukurku ini,
Karena aku ada dalam rengkuhan-Mu

22 September 2010

Kerisauan Ini


Semesta,
Keabadian tersadar
Bernyanyi dan merenung
Mengepakkan sayap ditengah malam buta
Menyadari berlalunya waktu, kian menjemukan saja


Menghapus angan-angan silam
Kenangan yang ingin kucampakkan
Tapi berulangnya waktu, memberi isyarat aku masih rindu


Seperti tepian langit,
Selalu terjaga dan berharap
Jika fajar tiba, ia bergegas membuka mata
Atau di kala senja tiba dengan keagungannya,
Berhias awan jauh di ujung cakrawala
Mengantarnya kembali pada keindahan malam-malamnya


Ah, akankah ada rindu yang menyatu
Menghentikan curahan hati berbias semu
Melepas keletihan
Ataukah bersahabat saja dengan takdir untuk melupakan
Membiarkan semua hilang
Menjadi jejak yang tak perlu dikenang


Semoga tak kutemui lagi esok hari,
Aku dan kerisauan ini....



21 September 2010

Penghujung Rindu


Ia hilang secepat ia datang
Menyapa hati kemudian pergi
Menyisakan rindu tercekat malam ini


Tak bisakah kugenggam, hadirmu sekejap lagi
Mengisahkan kekosongan hati
Yang hampa termakan mimpi


Begitu benci aku pada keadaan ini
Menjadi penipu bagi hatiku sendiri


Seribu malam,
Melolong kesepian menangisi diri
Mungkinkah tak ada penghujung rindu menyeka sepi ?


Wahai malaikat penjaga hatiku,
Tak henti aku berbisik tentangmu
Apakah kau tahu ?!

25 April 2010

Kisah Usang





Ingin kucampakkan saja

Apa yang t'lah terjadi
Kan kubiarkan setiap kenangan tentangmu menjauh dariku
Pelan-pelan, dan akhirnya sirna tak bersisa

Begitu naif bila kenangan itu memenjaraku
Menekan begitu dalam dasar anganku
Sedangkan kau tak lagi memberi ruang dihatimu


Bukankah hatiku juga ingin merengkuh nafas-nafas kebebasan
Dan bukan diujung sana bersamamu
Tapi diujung yang lainnya
Bersama dengan bayangan yang lebih memberi rasa
Hingga tak kan pernah ada lagi kata
Selain kau tak pernah ada

Aku benar-benar ingin mencampakkanmu
Menjauhlah kisah usang
Menjauhlah dari hatiku

08 January 2010

Tutur Sepi



Aku lupa
Bagaimana hati ini akan memahami


Tak ada lagi tempat berbagi
Kala sedih itu datang menghampiri


Hanya sepi


Tapi,
Apa aku harus bertutur di kesepian ini
Terlalu lelah hatiku berdiri lagi


Apakah aku harus melupakan mimpi-mimpi ini
Yang dulu kugenggam dan tak jarang kutangisi


Lorong-lorong sunyi tak mau berucap lagi
Mereka bosan dengan hantu kesepian yang kualami

Harus kemana beranjak lagi ????
Lupakan saja semua ini....

13 December 2009

Malaikat Kesepian



Ini sekilas nyanyian sendu
Ketika semua t'lah pergi berlalu
Hanya retas kesepian menjamah anganku


Mungkin seperti ini garis dihidupku
Hanya melakoni tokoh sebagai malaikat dihidupnya
Menemani relung jiwa yang resah
Meredakan amarah dan kegalauan mereka

Setelah itu, mereka pergi tak bersisa
Terbang hilang dengan senyum barunya


Meninggalkan segala tanya dibenakku


Sudah itu,
Kesepian lagi yang kurasa
Kusut masai Seperti biasanya


Apakah langit tak pernah mengira
Aku juga ingin ditakdirkan memiliki rasa
Bukan hanya kesepian semata

Terlalu naif,
Aku juga ingin menumpahkan rasa
Bukan hanya terbang berpura-pura
Tersenyum seolah-olah tak terjadi apa-apa

18 November 2009

Sajak Rindu


"kau seperti nyanyian dalam hatiku yang memanggil rinduku padamu..." (*)



Dengarkah kau wahai adikku
Senandung rindu yang selalu terucap dari hatiku
Saat kujumpai kau tak lagi menjadi teman dalam sepiku


Mungkin
Semua tak kan pernah bisa kumengerti
Ternyata kebahagiaan itu hanya sekejap mimpi


Aku terlalu merindui kehadiranmu
Hingga kujalani hidup ini penuh ragu


Mungkinkah itu pula yang kau rasa saat ini ?


Sampai kapan hati kita akan selalu bertautan
Mungkin hingga terbersit rasa enggan
Pernahkah rindu ini bisa aku lepaskan
Jika kau tak pernah beranjak dari angan-angan



(*)Bait dalam lagu Dealova - Once

29 September 2009

Lelapkan Aku Malam Ini


Saatnya,
Aku ingin terlelap malam ini
Aku ingin mengingatnya dalam mimpi
Aku ingin kedamaian di jiwa ini

Sejenak,
Harus kulupakan bisikan hatiku sendiri
Tak ingin ini semakin membebani
Menyudutkan aku dalam pengap tak terpahami

Lupakan,
Kesepian hari ini tak kan ada di esok hari
Semua keresahan kan pergi
Tak akan lagi menghantui

Peri tidur,
Tuntun langkahku ke alam mimpi
Semoga kudapati esok lebih baik lagi
Tak ada keluh kesah luapan emosi

Tidak lagi

15 September 2009

Aku benci



Wahai angin,
Berkatalah padaku
Aku ini siapa ?
Makhluk dari mana sebenarnya ?

Apa aku tercipta hanya untuk menangis di dunia
Coba katakan, derita apa yang belum pernah kurasa
Mereka hanya menyisakan hati yang penuh luka

Seandainya bisa
Aku ingin menerkam dunia
Mencabik-cabiknya hingga tak bersisa

Ia telah membunuhku
Saat aku belum tahu siapa diriku
Bagiku, dunia ini hanya liarnya nafsu
Menghantui hati-hati yang membatu

Masih adakah malaikat dalam cerita-cerita kecilku ?
Tidak, tak pernah ada

Aku tak percaya
Uluran tangan mereka tak nyata

Tapi,
Lihat wanita diujung sana
Dia melambaikan tangan ingin bercengkerama
Ah, dia akhirnya hanya akan membuangku
Seperti ibuku menelantarkanku

Tapi tunggu,
Lihat mereka berdua diujung sana
Mereka menawarkan kisah yang penuh suka
Ah, mereka hanya akan mencampakkanku
Seperti orang tuaku tak mengakuiku

Ah sudahlah,
Aku benci tangisan ini
Aku tak ingin merajuk lagi




*gambaran kesedihan anak-anak seperti Sheila dan Alejo (Novel : Sheila, Kenangan Yang hilang - Torey Hayden)